Perkembangan Peliharaan Virtual Kesayanganku dari Tamagotchi hingga Pou
Jika
anda menghabiskan masa kecil di era 90-an, anda pasti familiar dengan
permainan Tamagotchi. Tamagotchi adalah permainan yang menawarkan para
penggunanya untuk memelihara binatang virtual yang awalnya hanya berupa
telur hingga akhirnya peliharaan sudah pantas untuk dilepaskan. Dalam
permainan Tamagotchi, pemilik bisa melakukan banyak hal diantaranya
memberi makan, bermain berbagai games, membersihkan kotoran peliharaan,
menyuruh tidur, mengecek umur, lapar, atau mood dari peliharaan tersebut.Memang Tamagotchi ini bukanlah permainan asli Indonesia melainkan permainan asli Jepang. Kata Tamagotchi sendiri diambil dari perpaduan bahasa Jepang dan bahasa Inggris yakni “tamago (bahasa Jepang) = telur” dan “watch (bahasa Inggris) = jam tangan”. Tamagotchi pertama kali dirilis oleh perusahaan permainan Jepang, Badai pada 23 November 1996. Sejak dirilis, penjualan Tamagotchi terus meningkat hingga puncaknya di Amerika dan Kanada, penjualan Tamagotchi menembus 15 unit/menit serta terjualnya 40 juta unit Tamagoci diseluruh belahan dunia.
Dahulu, ketika saya menjadi pemilik Tamagotchi saya senang karena saya merasa memiliki binatang peliharaan secara nyata. Dengan adanya Tamagotchi saya juga belajar merawat binatang peliharaan secara rutin dan teratur karena jika tidak, Tamagotchi saya bisa mati dan saya harus mengulang permainan dari awal lagi.
Namun seiring perkembangan zaman dan teknologi, Tamagotchi pun akhirnya ditinggalkan. Kini telah hadir games merawat binatang virtual pada perangkat Android yang bernama Pou. Tidak seperti Tamagotchi yang perlu menekan tombol-tombol tertentu, Pou hadir dengan touchscreen yang membuat para pemilik binatang virtual lebih nyaman.
Dalam game Pou, banyak hal yang dapat dijelajahi oleh pemilik. Pada dasarnya pemilik harus mengetahui 4 logo untuk mengukur kecukupan makanan, kesehatan, mood dan energi dari binatang peliharaan. Kecukupan ini diukur dalam persentase dari 1% - 100%. Selain itu, ada 5 ruang yang disediakan oleh game ini yakni Hall, Kitchen, Lab, Game Room, dan Bedroom dimana terdapat kegiatan tertentu yang bisa dilakukan.
Jika Pou memiliki kecukupan makanan yang rendah, kita harus memberinya makan di ruang Kitchen (dapur). Di Kitchen kita bisa menemukan 2 logo yakni Fridge (Kulkas) atau Shop (Toko). Fridge adalah tempat untuk makanan yang telah dibeli di Shop sedangkan Shop adalah tempat untuk membeli makanan. Di Shop kita bisa membeli berbagai jenis makanan diantaranya Breakfast, Candy, Junk Food, Fruits, Vegetables, Sushi, Desserts dan Drinks.
Jika Pou memiliki kecukupan kesehatan yang rendah, kita bisa membersihkan Pou yang kotor dengan Soap yang tersedia di ruang Lab. Sedangkan jika Pou memiliki kecukupan energi yang rendah, kita bisa menyuruh Pou tidur dengan menekan tombol Lamp di ruang Bedroom. Dan yang terakhir jika Pou memiliki mood yang buruk, kita bisa mengajaknya bermain di Game Room yang menyediakan 20 permainan seperti: Food Drop, Sky Jump, Cliff Jump, Color Match, Match Tap, Color Tap, Sad Tap, Pou Popper, Free Fall, Cloud Pass, Goal, Hop, Pool, Find Pou, Memory, Connect, Pou Sounds, Tic Tac Pou, dan Four Pous.
Buat saya secara pribadi, bermain Pou ini sungguh mengasyikan karena saya bisa melakukan banyak hal. Terutama jika saya berhasil mengumpulkan banyak poin dari Game Room. Ketika saya berhasil mencapai poin tertentu, saya mendapatkan banyak keuntungan diantaranya kenaikan level, mendapat poin lagi atau bisa membeli berbagai jenis pakaian yang hanya bisa dibeli setelah mencapai level tertentu. Pada intinya, saya sangat menyukai hewan peliharaan virtual. Selain belajar mencintai hewan saya juga bisa mengisi waktu luang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar