Tanggapan Persib Soal Rencana Pemindahan Venue Semifinal dan Final ISL
Rencana awal PT Liga Indonesia akan menggelarnya di SUGBK.
Senin, 27 Oktober 2014, 06:02 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (Yadi/VIVAnews)
Kabar rencana dipindahkannya venue
semifinal dan final kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 dari
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ke Stadion Jakabaring,
Palembang, disambut hangat Manajemen Persib Bandung.Menurut Manajer Persib, Umuh Muchtar ada beberapa keuntungan dari sisi penyelenggaraan. Salah satunya menghindari beberapa kemungkinan yang tak diinginkan jika laga semifinal dan final digelar di Palembang.
Umuh khawatir jika PT. Liga Indonesia tetap menggelar semifinal dan final di Jakarta, bakal terjadi gesekan antarsuporter. Termasuk bentrok suporter dari tim yang tak bertanding di semifinal sekalipun.
“Saya kira Palembang merupakan tempat yang tepat. Bisa dikatakan lebih netral, usaha menghindari terjadinya bentrokan juga, lebih memungkinkan dilakukan,” ungkap Umuh.
“Kalau digelar di Jakarta sebenarnya tak jadi masalah juga. Tapi perlu dilihat juga ke belakang, yang sudah-sudah selalu terjadi tindakan anarkis setiap kita bertanding di sana. Saya kira itu perlu jadi pertimbangan juga buat PT Liga Indonesia,” tambahnya.
Sebab bagaimanapun kata dia, euforia Bobotoh untuk memberikan dukungan langsung kepada Persib dimanapun bertanding sangat tinggi dan sulit dibendung, termasuk di Jakarta sekalipun yang selama ini seolah jadi tempat ‘tabu’ untuk didatangi oleh sebagian besar suporter Maung Bandung.
Meski sebelumnya telah dilakukan ikrar perdamaian antara Viking dan Jakmania, namun nada-nada permusuhan di antara kedua suporter tersebut masih terdengar, terutama di tingkat bawah yang sulit terdeteksi dan dijangkau.
Umuh yakin, jika PT. Liga Indonesia memilih Palembang, seluruh klub yang tampil di semifinal, bakal enjoy dan lebih tenang dalam menjalani setiap pertandingan.
“Semua tim juga, tak hanya Persib mungkin akan lebih merasa nyaman jika digelar di Palembang. Kita sebenarnya tak masalah mau main dimana saja, dengan catatan ada jaminan kemananan buat tim,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar